The Conical Pendulum

Banyangin. Ada suatu benda bulat pejal (padat terisi), anggaplah kelereng. Benda itu, kan, punya massa tertentu, sebut saja mawar (m untuk mawar. Eits, bukan! m untuk massa). Terus digantung dengan sebuah tali di langit-langit kamarmu.

Benda itu dibikin berputar secara horizontal. Putaran itu membentuk jari-jari r. Karena benda ini bergerak secata berputar, artinya benda ini punya kecepatan angular (kecepatan sudut), namanya ω.

Jarak vertikal antara langit-langit dengan ‘piringan lintasan’ gerak si benda ini kita sebut saja sebagai h. Kemudian panjang tali kita sebut l. Satu lagi, antara tali dengan garis vertikal juga terbentuk sudut dengan besar θ.

Semua parameter itu (yang tadi kita udah kasi nama pakai inisial) bisa dilihat pada Gambar 1 di bawah.

img1085

Gambar 1. A Conical Pendulum

Gerakan seperti itu mengakibatkan tali ketarik-tarik sana-sani. Sehingga di dalam tapi itu tersimpan tegangan, kita namai T saja.

Berikutnya, akan dijelaskan rumus-rumusnya. Tapi waktu ngetik ini pas keburu adzan maghrib, jadi jeda dulu. Untuk sementara lihat ke situs bahasa Inggrisnya dulu, di sini.

Diterjemahkan secara (sangat) bebas tanpa mengurangi pemahamannya (insya Allah) dari situs berikut ini.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s